Yayasan Konservasi Alam Nusantara

20 December 2018

BLUE CARBON : MENCEGAH PEMANASAN GLOBAL

Karbon biru adalah suatu istilah yang merujuk pada karbon yang diserap dan disimpan di ekosistem laut dan pesisir.

Diperkirakan bahwa laut sejak dimulainya zaman industrilisasi telah menyerap 1/3 emisi karbondioksida yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Kabron yang ditemukan di dasar tanah ekosistem laut dan pesisir berumur ribuan tahun dan menjadikannya sebagai salah satu solusi alami perubahan iklim yang dapat dilakukan dalam jangka panjang.

Menakjubkan bukan?

Jadi, bukan hanya hutan saja yang dapat menyerap karbon dan mengurangi efek gas rumah kaca. Ekosistem pesisir seperti hutan mangrove, rumput laut, padang lamun, rawa asin, ganggang, pun dapat menyerap karbon yang ada di atmosfer dan menyimpannya dan mengendapkannya dalam badan tumbuhan atau sedimen tempat tumbuh.

Mari bersama The Nature Conservancy Indonesia dukung gerakan inisiatif blue carbon dengan melestarikan ekosistem pesisir di Indonesia. Save our ocean and costal ecosystem!

larasati

Penulis

larasati

Informasi Terkait

Mengenal Penyu Lebih Jauh

04 January 2019

Mengenal Penyu Lebih Jauh

ORANGUTAN KERABAT DEKAT MANUSIA
Perdagangan Ikan Karang Hidup Konsumsi