Yayasan Konservasi Alam Nusantara

10 July 2018

Penggunaan Drone Untuk Konservasi

DJI_0013 foto 6

 

Kegiatan konservasi selalu membutuhkan informasi kondisi wilayah terbaru, misalnya pada kegiatan perencanaan pengelolaan kawasan konservasi atau kegiatan monitoring kawasan. Penggunaan drone atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) menjadi pilihan yang sangat efektif dalam membantu mendapatkan informasi terbaru mengenai suatu kawasan.

Pengertian drone adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri yang menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya dan mampu membawa muatan. Pada kebanyakan drone, muatan yang dimaksud adalah kamera yang digunakan untuk pengambilan gambar, tetapi pada kegiatan konservasi bisa digunakan untuk membawa dan menyebarkan biji tanaman.

Salah satu peran penggunaan drone untuk konservasi tidak terlepas dari peran drone dalam mendukung dan mengambil data untuk pemetaan. Drone mampu memberikan data spatial update dalam rentang waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan satelit yang memerlukan durasi pengambilan gambar secara periode jangka waktu tertentu. Aplikasi pemetaan dengan drone pada kawasan tertentu dan dilakukan secara berkala juga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan memperoleh data melalui citra satelit resolusi tinggi (misalnya Ikonos). Drone yang digunakan dalam sektor kehutanan dapat melakukan proses monitoring kawasan hutan untuk mengkaji wilayah-wilayah kelola konsesi serta mendapatkan gambaran mengenai kondisi tutupan lahan yang paling baru.

Di Indonesia, salah satu contoh penggunaan drone oleh komunitas Conservation Drone adalah monitoring kegiatan konservasi orangutan. Drone digunakan untuk menghitung jumlah sarang orangutan serta mendukung kegiatan pemetaan habitat orangutan.  TNC sendiri sudah melakukan beberapa kegiatan yang akan sangat efektif didukung oleh pemetaan dengan menggunakan drone, misalnya untuk kegiatan monitoring kawasan kelola HPH dalam skema kerjasama RIL, monitoring kawasan hutan lindung, pengambilan data tutupan lahan untuk kegiatan hutan desa, serta  monitoring biodiversity di kawasan tertentu. Pilihan menggunakan drone dilakukan juga untuk kegiatan seperti monitoring tutupan lahan untuk mendukung inisiatif hutan desa.

 

By Musnanda

YKAN

Penulis

YKAN

Informasi Terkait

Populasi Margasatwa Berkurang
Penyelamatan Badak

09 November 2018

Penyelamatan Badak

Komitmen OOC 2018

08 November 2018

Komitmen OOC 2018