Yayasan Konservasi Alam Nusantara

15 November 2018

Populasi Margasatwa Berkurang

Laporan yang baru saja dirilis dari World Wildlife Fund (WWF) merinci penurunan cepat keanekaragaman hayati dunia. Secara umum, persentase semua jenis hewan di darat, laut, dan udara menurun dengan cepat sejak 1970.

Statistik itu gamblang, dan mengkhawatirkan, demikian menurut laporan Living Planet Report yang baru saja dirilis oleh World Wildlife Fund.

Nik Sehran dari WWF memaparkan angka-angka tersebut, "Populasi mamalia, burung dan ikan menurun antara tahun 1970 dan tahun 2014 sebesar 60 persen secara global, dan di habitat air tawar, angkanya sekitar 83 persen, dan itu tingkat kemunduran yang fenomenal."

Dan Ketua Unit Hutan WWF, Kerry Cesareo, mengatakan tidak mengherankan dampak yang terus kita akibatkan pada planet menjadi penyebabnya.

"Aktivitas manusia menyebab penurunan yang kita saksikan, terutama permintaan kita, peningkatan kita terhadap makanan, energi, air," ungkapnya.

Kegiatan itu mendorong perubahan iklim, tetapi penulis laporan tersebut mengatakan ada pelajaran yang bisa kita petik dari bagaimana dunia bersatu untuk mengatasi gas rumah kaca.

"Kalau kita renungkan bagaimana dunia menanggapi ancaman iklim dan mendorong pakta di Paris pada tahun 2015 untuk mengatasi perubahan iklim, kita memerlukan kesepakatan serupa di tingkat global bagi manusia dan alam," imbuh Cesareo.

Cesareo merujuk pada kisah sukses seperti pemulihan Giant Panda, dan meningkatnya populasi harimau di alam liar untuk membuktikan apa yang terjadi bisa dibalikkan.

selengkapnya baca disini

YKAN

Penulis

YKAN

Informasi Terkait

Perdagangan Ikan Karang Hidup Konsumsi
Kesepakatan COP 2

03 December 2018

Kesepakatan COP 2

Penyelamatan Badak

09 November 2018

Penyelamatan Badak