Yayasan Konservasi Alam Nusantara

09 March 2017

Saya SIGAP

Sejarah membuktikan ketergantungan manusia pada alam, begitupun sebalikanya. Tetapi fakta menunjukkan, manusia belum mampu menjaga alam dengan sebaik-baiknya. Sungai dan laut yang tercemar, polusi udara, banjir, musim panen yang tak menentu, dan jumlah tangkapan ikan yang menurun adalah sebagian dampak hubungan manusia dan alam yang tidak seimbang. Apakah ini masa depan kita?

Dalam waktu dekat ini, penduduk dunia akan mencapai 9 milyar orang dan semuanya akan memerlukan makanan, air bersih dan energi sehingga akan meningkatkan konsumsi dan eksploitasi terhadap sumberdaya alam secara tidak ramah lingkungan.

Pilihan ada di tangan kita.
Selama 25 tahun The Nature Conservancy (TNC) Indonesia bersama mitra dan masyarakat telah mendorong pelestarian ekosistem laut dan darat agar alam dan manusia dapat hidup berdampingan di Nusantara. Dengan menggunakan pendekatan ilmiah, inovatif dan kolaboratif, kami percaya bahwa pembangunan masyarakat dan pelestarian alam dapat berjalan bersama. Belum terlambat bagi kami untuk melakukan tindakan nyata untuk melindungi alam dan melestarikan kehidupan.

Masa depan bumi berada di tangan kita.
Kita semua memiliki peran dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi bumi, rumah kita satu-satunya. Mari kita bekerja bersama untuk membuat bumi tempat yang aman dan nyaman untuk sekarang dan untuk generasi yang akan datang. Bergabunglah bersama kami sekarang juga.

Saatnya SIGAP bertindak!

 

YKAN

Penulis

YKAN

Informasi Terkait

Populasi Margasatwa Berkurang
Penyelamatan Badak

09 November 2018

Penyelamatan Badak

Komitmen OOC 2018

08 November 2018

Komitmen OOC 2018