16 July 2018

#SAYASIGAP, KAMU?

Untuk tercapainya Indonesia lestari yang berkelanjutan The Nature Conservancy Indonesia mengembangkan salah satu program yang bernama SIGAP. SIGAP adalah Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan dimana sebuah pendekatan dan alat bantu untuk membantu masyarakat yang bermukim di dalam dan sekitar hutan dalam melakukan mitigasi dan adaptasi pada perubahan iklim serta mengelola sumber daya alamnya secara berkelanjutan.

Nick Hall

Program SIGAP dimulai pada tahun 2012 dengan diterapkannya pada dua model yaitu Kampung Merabu dan Kampung Long Duhung di Kabupaten Berau. Dan pada tahun 2017 progam SIGAP telah menembus lintas propinsi dengan dikembangkan nya progam SIGAP di Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.1 Keberhasilan program SIGAP bertumpu pada pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) atau pengembangan masyarakat berbasis pada kekuatan-kekuatan setempat. Penerapan SIGAP terdiri dari tujuh tahapan 7D, yaitu:

  1. Disclosure (Dekatkan diri, hati dan pikiran),
  2. Define (Dialogkan tema perubahan),
  3. Discovery (Dapatkan kekuatan),
  4. Dream (Deklarasikan impian),
  5. Design (Detilkan rencana perubahan),
  6. Delivery (Dayaupayakan perubahan),
  7. Drive (Dengungkan keberhasilan).

Dalam penerapan 7D terdapat aktor penting yang tidak dapat  terlepaskan dalam program SIGAP yaitu pelaksana di lapangan atau fasilitator kampung. Tugas fasilitator dalam program SIGAP adalah, pada tahapan Disclosure, fasilitator diharapkan dapat meraih kepercayaan masyarakat desa. Pendamping harus tinggal, terlibat, dan hidup bersama masyarakat di desa pendampingan. Jika kepercayaan sudah diraih, kemudian mengarah ke tahapan selanjutnya.
The Nature Conservancy Indonesia adalah organisasi konservasi alam yang berupaya meningkatkan kesejahteraan Indonesia tanpa mengorbankan keberlanjutan alam bagi generasi saat ini dan mendatang dengan cara mendorong nilai penting alam, mempercepat transformasi di bidang konservasi dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan melalui serangkaian kegiatan pengelolaan kawasan lindung, konservasi spesies penting, dan pemberdayaan masyarakat.

Mari bersama The Nature Conservancy Indonesia gali kekuatan potensi yang dimiliki desamu dalam melakukan perubahan atau pembangunan yang berkelanjutan
sesuai dengan kearifan lokal desa disini.

 

1https://kaltim.antaranews.com/berita/38820/kaltim-harapkan-program-sigap-diperluas

YKAN

Penulis

YKAN

Informasi Terkait

Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup G-20
MEMERANGI PERBURUAN SATWA ILEGAL
Mengenal Penyu Lebih Jauh

04 January 2019

Mengenal Penyu Lebih Jauh