a
@a
a
@a
a
@a
a
@a

Tentang MERA

Mangrove Ecosystem Restoration Alliance adalah sebuah aliansi yang dibentuk untuk mendukung pengelolaan hutan mangrove secara berkelanjutan di Indonesia. MERA dibentuk sebagai wadah bagi para pemangku kepentingan seperti akademisi, masyarakat, LSM, dan swasta yang ingin membantu pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan mangrove secara terintegrasi di Indonesia. Pembentukan aliansi seperti MERA yang didukung multi pihak diharapkan dapat membantu terwujudnya pengelolaan mangrove yang berkelanjutan di Indonesia.

 

MERA MEDIA EXPOSÈ – 23 Mei 2019

Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) afiliasi dari The Nature Conservancy memperkenalkan mitra korporasi yang telah memberikan dukungan, kontribusi, dan komitmen menyelamatkan hutan mangrove dan ekosistemnya dalam acara MERA Media EXPOSÈ, di Agneya Restaurant, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.  Sejak diluncurkan pada 26 Juli 2018, MERA telah menjalin mitra dengan Asia Pulp & Paper (APP/Sinar Mas), Indofood Sukses Makmur, Chevron Pacific Indonesia, dan segera bergabung Djarum Foundation.

Direktur Sustainability APP Sinar Mas Elim Sritaba menyambut baik progress yang telah berhasil dicapai dalam program ini. Elim Sritaba menambahkan, "Upaya perlindungan lingkungan hidup sejalan dengan Sustainability Roadmap Vision 2020 dari APP Sinar Mas. Kami berharap, program kemitraan dalam aliansi MERA ini, dapat mewujudkan cita-cita kita semua agar tercipta pengelolaan mangrove secara berkelanjutan dan terintegrasi ke depannya, sekaligus juga mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca”.

Tanggapan serupa juga datang dari Senior VP Corporate Affairs PT Chevron Pacific Indonesia Wahyu Budiarto. “Kami senang dapat berpartisipasi dalam program MERA di Teluk Jakarta, bermitra dengan YKAN dan beberapa perusahaan swasta lainnya, guna mendukung program pemerintah di bidang perlindungan lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati, khususnya program konservasi mangrove. Bersama YKAN dan Pemerintah Daerah Provinsi Riau, kami berencana melakukan replikasi program konservasi mangrove di Dumai dan Bengkalis, Riau. Saat ini, studi desain rencana restorasi kawasan pesisir di kedua daerah tersebut sedang berlangsung dan diharapkan selesai akhir tahun ini. Harapan kami, implementasi program ini dapat dimulai tahun 2020”.

Dengan adanya dukungan untuk MERA, diharapkan tercipta pemahaman kolektif mengenai program aliansi restorasi ekosistem mangrove. Mitra atau pendukung yang telah bergabung dalam program juga diharapkan dapat menunjukkan dukungan penuh dan berkomitmen dalam pengelolaan hutan mangrove yang terpadu. Merawat mangrove, menjaga pesisir, demi bumi yang lebih baik.

mera media expose 1      mera media expose 2


mera media expose 3


mera media expose 4

 

 

 

MERA EXPOSÈ – MENYELAMATKAN HUTAN MANGROVE TERAKHIR DI INDONESIA 25 FEBRUARI 2019

YKAN|TNC mengadakan acara MERA EXPOSÈ yang pertama pada tanggal 25 Februari 2019 di Hotel Ayana, Jakarta, dengan tema “Menyelamatkan Hutan Mangrove Terakhir di Indonesia”. YKAN|TNC dengan bangga memberikan paparan mengenai perkembangan dan hasil kegiatan konservasi mangrove yang dilakukan di Suaka Margasatwa, Angke, Jakarta, kepada mitra kerja MERA yaitu Asia Pulp and Paper (APP), Indofood Sukses Makmur, Chevron Pacific Indonesia, dan Djarum Foundation. Acara ini dihadiri juga oleh Bapak Sarwono Kusumaatmaja selaku Ketua Dewan Penasehat YKAN|TNC, Bapak Ahmad Munawir, S. Hut. M.Si selaku Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta, Prof. Dr. Ir. Dietriech Geoffrey Bengen Anggota Dewan Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan Institut Pertanian Bogor, perwakilan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta dan Dinas Kehutanan Propinsi DKI.

Mera expose1                Mera expose2

 

 

Mera expose4

  

         

               Mera expose5

 

 WhatsApp Image 2019-02-26 at 7.10.37 PM

 

               WhatsApp Image 2019-02-27 at 11.07.55 AM

 

 


 

OUR OCEAN CONFERENCE – 29 – 30 Oktober 2018

Bersamaan dengan ajang Our Ocean Conference yang diselenggarakan pada 29-30 Oktober di Bali, Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) menyelenggarakan diskusi tentang pengelolaan ekosistem mangrove secara kolaboratif di Indonesia. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan pemerintah dan perusahaan swasta yang telah menjadi mitra dalam aliansi ini, yaitu PT. Indofood Sukses Makmur, PT. Chevron Pacific Indonesia, Yayasan Belantara dan APP Sinarmas. Diskusi ini ditutup dengan penandatanganan dukungan terhadap MERA yang diberikan oleh PT. Indofood Sukses Makmur.

mera ooc1 ooc1

 

 


 

HARI MANGROVE SEDUNIA – 26 JULI 2018

Bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia, pada tanggal 26 Juli 2018 MERA telah resmi diluncurkan Taman Wisata Alam, Muara Angke. Pada kesempatan ini juga diharapkan dapat memberikan pesan kepada masyarakat luas tentang pentingnya pengelolaan terpadu ekosistem mangrove, mempromosikan pengelolaan yang efektif dan implementasi strategi mitigasi dan adaptasi untuk mengatasi perubahan iklim, dan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan mangrove.

mera launch2 mera launch5

 

 


Testimonials

Dari total 15,2 juta mangrove yang tersebar  di 124 negara tropis dan subtropis di berbagai penjuru dunia, lebih dari 20?adi Indonesia. Melihat kondisi mangrove indonesia yang sangat membutuhkan perhatian, YKAN bersama mitra telah menginisiasi sebuah wadah yang akan melibatkan beragam pemangku kepentingan  terkait konservasi dan restorasi mangrove yaitu Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA)


- Rizal Algamar Ketua YKAN





Testimonials

Mera adalah sebuah model kolaborasi pengelolaan mangrove yang tidak hanya melibatkan pemerintah tetapi juga pihak swasta dan masyarakat di dalam satu platform kerja sama. Keberhasilan pengelolaan mangrove tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak pohon mangrove itu ditanam tetapi seberapa luas pihak pihak dilibatkan untuk memikul tanggung jawab mengelola mangrove secara bersama


- Imran Amin Direktur MERA





Testimonials

Mangrove memiliki ekosistem yang kompleks dengan paparan pengelolaan yang luas. Untuk itu, kolaborasi menjadi penting sehingga setiap oraang dapat berkontribusi meski dalam jumlah yang tidak besar, tapi karena dilakukan bersama maka dampaknya menjadi lebih besar


- Ilman Muhammad YKAN





Testimonials

KLHK melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem siap mendukung pengelolaan terpadu seperti MERA untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi mangrove di Indonesia. Restorasi ekosistem mangrove bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, melainkan tanggung jawab semua pihak, termasuk pihak swasta. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi semua pihak yang membantu implementasi program MERA ini.


- Wiratno Dirjen BKSDAE KLHK





Testimonials

Kami sangat paham bahwa urgensi perubahan iklim dan kami tidak bisa melakukan ini sendirian. Dengan bergabung dengan MERA kami harap dapat meningkatkan pekerjaan kita dalam melindungi dan memulihkan ekosistem mangrove kritis di kota Semarang dan Jakarta. Kami berharap menjadi contoh untuk lebih banyak perusahaan di Indonesia untuk bergabung dengan MERA.


- JEMMY CHAYADI Director of Strategy & Sustainable Development - Djarum Foundation




no-image-yet