Yayasan Konservasi Alam Nusantara
a
@a
a
@a
a
@a
a
@a

Tentang MERA

Mangrove Ecosystem Restoration Alliance adalah sebuah aliansi yang dibentuk untuk mendukung pengelolaan hutan mangrove secara berkelanjutan di Indonesia. MERA dibentuk sebagai wadah bagi para pemangku kepentingan seperti akademisi, masyarakat, LSM, dan swasta yang ingin membantu pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan mangrove secara terintegrasi di Indonesia. Pembentukan aliansi seperti MERA yang didukung multi pihak diharapkan dapat membantu terwujudnya pengelolaan mangrove yang berkelanjutan di Indonesia.

 

MERA EXPOSÈ – MENYELAMATKAN HUTAN MANGROVE TERAKHIR DI INDONESIA 25 FEBRUARI 2019

YKAN|TNC mengadakan acara MERA EXPOSÈ yang pertama pada tanggal 25 Februari 2019 di Hotel Ayana, Jakarta, dengan tema “Menyelamatkan Hutan Mangrove Terakhir di Indonesia”. YKAN|TNC dengan bangga memberikan paparan mengenai perkembangan dan hasil kegiatan konservasi mangrove yang dilakukan di Suaka Margasatwa, Angke, Jakarta, kepada mitra kerja MERA yaitu Asia Pulp and Paper (APP), Indofood Sukses Makmur, Chevron Pacific Indonesia, dan Djarum Foundation. Acara ini dihadiri juga oleh Bapak Sarwono Kusumaatmaja selaku Ketua Dewan Penasehat YKAN|TNC, Bapak Ahmad Munawir, S. Hut. M.Si selaku Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta, Prof. Dr. Ir. Dietriech Geoffrey Bengen Anggota Dewan Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan Institut Pertanian Bogor, perwakilan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta dan Dinas Kehutanan Propinsi DKI.

Mera expose1                Mera expose2

 

 

Mera expose4

  

         

               Mera expose5

 

 WhatsApp Image 2019-02-26 at 7.10.37 PM

 

               WhatsApp Image 2019-02-27 at 11.07.55 AM

 

 


 

OUR OCEAN CONFERENCE – 29 – 30 Oktober 2018

Bersamaan dengan ajang Our Ocean Conference yang diselenggarakan pada 29-30 Oktober di Bali, Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) menyelenggarakan diskusi tentang pengelolaan ekosistem mangrove secara kolaboratif di Indonesia. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan pemerintah dan perusahaan swasta yang telah menjadi mitra dalam aliansi ini, yaitu PT. Indofood Sukses Makmur, PT. Chevron Pacific Indonesia, Yayasan Belantara dan APP Sinarmas. Diskusi ini ditutup dengan penandatanganan dukungan terhadap MERA yang diberikan oleh PT. Indofood Sukses Makmur.

mera ooc1 ooc1

 

 


 

HARI MANGROVE SEDUNIA – 26 JULI 2018

Bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia, pada tanggal 26 Juli 2018 MERA telah resmi diluncurkan Taman Wisata Alam, Muara Angke. Pada kesempatan ini juga diharapkan dapat memberikan pesan kepada masyarakat luas tentang pentingnya pengelolaan terpadu ekosistem mangrove, mempromosikan pengelolaan yang efektif dan implementasi strategi mitigasi dan adaptasi untuk mengatasi perubahan iklim, dan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan mangrove.

mera launch2 mera launch5

 

 


Testimonials

Dari total 15,2 juta mangrove yang tersebar  di 124 negara tropis dan subtropis di berbagai penjuru dunia, lebih dari 20?adi Indonesia. Melihat kondisi mangrove indonesia yang sangat membutuhkan perhatian, YKAN bersama mitra telah menginisiasi sebuah wadah yang akan melibatkan beragam pemangku kepentingan  terkait konservasi dan restorasi mangrove yaitu Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA)


- Rizal Algamar Ketua YKAN





Testimonials

Mera adalah sebuah model kolaborasi pengelolaan mangrove yang tidak hanya melibatkan pemerintah tetapi juga pihak swasta dan masyarakat di dalam satu platform kerja sama. Keberhasilan pengelolaan mangrove tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak pohon mangrove itu ditanam tetapi seberapa luas pihak pihak dilibatkan untuk memikul tanggung jawab mengelola mangrove secara bersama


- Imran Amin Direktur MERA





Testimonials

Mangrove memiliki ekosistem yang kompleks dengan paparan pengelolaan yang luas. Untuk itu, kolaborasi menjadi penting sehingga setiap oraang dapat berkontribusi meski dalam jumlah yang tidak besar, tapi karena dilakukan bersama maka dampaknya menjadi lebih besar


- Ilman Muhammad YKAN





Testimonials

KLHK melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem siap mendukung pengelolaan terpadu seperti MERA untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi mangrove di Indonesia. Restorasi ekosistem mangrove bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, melainkan tanggung jawab semua pihak, termasuk pihak swasta. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi semua pihak yang membantu implementasi program MERA ini.


- Wiratno Dirjen BKSDAE KLHK




no-image-yet